Ada beberapa cara yang dapat untuk meningkatkan keamanan pada jaringan
internet, pada proyek akhir ini akan sekilas dibahas mengenai authentikasi dan
enkripsi
1. Authentikasi
Metode authentikasi yang paling umum digunakan adalah penggunaan
username beserta password-nya. Metode username/password ini ada berbagai macam
jenisnya, berikut ini adalah macam-macam metode username/password:
• Tidak ada username/password
Pada sistem ini tidak diperlukan username atau password untuk mengakses suatu
jaringan. Pilihan ini merupakan pilihan yang palin tidak aman.
• Statis username/password
Pada metode ini username/password tidak berubah sampai diganti oleh
administrator atau user. Rawan terkena playbacks attacka, eavesdropping, theft,
dan password cracking program.
• Expired username/password
Pada metode ini username/password akan tidak berlaku sampai batas waktu
tertentu (30-60 hari) setelah itu harus direset, biasanya oleh user. Rawan terkena
playback attacks, eavesdropping, theft, dan password cracking program tetapi
dengan tingkat kerawanan yang lebih rendah dibanding dengan statis
username/password.
• One-Time Password (OTP) 10
Kamis, 05 Mei 2011
Konsep Keamanan Jaringan Internet
Pada era global ini, keamanan sistem informasi berbasis Internet harus sangat
diperhatikan, karena jaringan komputer Internet yang sifatnya publik dan global pada
dasarnya tidak aman. Pada saat data terkirim dari suatu terminal asal menuju ke
terminal tujuan dalam Internet, data itu akan melewati sejumlah terminal yang lain
yang berarti akan memberi kesempatan pada user Internet yang lain untuk menyadap
atau mengubah data tersebut.
Sistem keamanan jaringan komputer yang terhubung ke Internet harus
direncanakan dan dipahami dengan baik agar dapat melindungi sumber daya yang
berada dalam jaringan tersebut secara efektif. Apabila ingin mengamankan suatu
jaringan maka harus ditentukan terlebih dahulu tingkat ancaman (threat) yang harus
diatasi, dan resiko yang harus diambil maupun yang harus dihindari. Berikut ini akan
dibahas mengenai ancaman (threat) , kelemahan, dan Policy keamanan (security
policy) jaringan.
diperhatikan, karena jaringan komputer Internet yang sifatnya publik dan global pada
dasarnya tidak aman. Pada saat data terkirim dari suatu terminal asal menuju ke
terminal tujuan dalam Internet, data itu akan melewati sejumlah terminal yang lain
yang berarti akan memberi kesempatan pada user Internet yang lain untuk menyadap
atau mengubah data tersebut.
Sistem keamanan jaringan komputer yang terhubung ke Internet harus
direncanakan dan dipahami dengan baik agar dapat melindungi sumber daya yang
berada dalam jaringan tersebut secara efektif. Apabila ingin mengamankan suatu
jaringan maka harus ditentukan terlebih dahulu tingkat ancaman (threat) yang harus
diatasi, dan resiko yang harus diambil maupun yang harus dihindari. Berikut ini akan
dibahas mengenai ancaman (threat) , kelemahan, dan Policy keamanan (security
policy) jaringan.
10 Tips Wireless Security
Jaringan nirkabel atau yang sering disebut dengan wireless network cukup mudah untuk di set up, dan juga terasa sangat nyaman, terutama jika kita menginginkan agar bisa berjalan jalan keliling rumah atau kantor dengan komputer portable tetapi tetap bisa tetap mengakses jaringan internet.
Namun, karena wireless menggunakan gelombang, maka akan lebih mudah untuk di-hack daripada koneksi yang menggunakan kabel. Ada beberapa tips disini untuk mengamankan wireless network.Adapun langkah langkahnya sebagai berikut
Keamanan Jaringan Komputer
Dengan dibangunnya jaringan komputer, suatu komputer akan lebih mudah dan lebih sering diakses. Dengan makin banyaknya akses, otomatis keamanan komputer tersebut makin rentan, apalagi jika ada yang pemakai yang mempunyai niat buruk. Pengaturan keamanan pada jaringan komputer pada intinya adalah mengatur akses software maupun hardware setiap pemakai agar tidak dapat menyebabkan gangguan pada sistem.
Ancaman Keamanan Jaringan
Memahami Berbagai Jenis Ancaman Keamanan Jaringan Pada Organisasi Anda
Salah satu pusat perhatian dalam keamanan jaringan adalah mengendalikan access terhadap resources jaringan. Bukan saja sekedar mengontrol siapa saja yang boleh mengakses resources jaringan yang mana, pengontrolan akses ini juga harus memanage bagaimana si subject (user, program, file, computer dan lainnya) berinteraksi dengan object-2 (bisa berupa sebuah file, database, computer, dll atau lebih tepatnya infrastruktur jaringan kita).
Salah satu pusat perhatian dalam keamanan jaringan adalah mengendalikan access terhadap resources jaringan. Bukan saja sekedar mengontrol siapa saja yang boleh mengakses resources jaringan yang mana, pengontrolan akses ini juga harus memanage bagaimana si subject (user, program, file, computer dan lainnya) berinteraksi dengan object-2 (bisa berupa sebuah file, database, computer, dll atau lebih tepatnya infrastruktur jaringan kita).
keamanan jaringan nirkabel
Lahirnya Jaringan Nirkabel untuk Rumah
Dahulu komputer lebih dianggap sebagai sebuah kemewahan daripada sebuah kebutuhan. Hanya orang-orang kaya dan beruntung saja yang dapat mempunyai sebuah komputer, sedangkan jaringan merupakan hal yang hanya dapat disediakan untuk perusahaan besar.
Memeriksa Kelemahan Jaringan Untuk Keamanan Network – GFI LanGuard NSS
Langganan:
Postingan (Atom)